Undangan Peluncuran Novel Rahasia Hujan


Launching Rahasia Hujan

Launching Rahasia Hujan

Hi guys!

Kalian diundang lho untuk datang ke acara peluncuran novel Rahasia Hujan terbitan Moka Media.

Acaranya akan diadakan pada hari Sabtu, tanggal 6 September 2014, di Rumah Makan Ayam Semmes, Margonda Depok.

Selain dihadiri oleh gue, acaranya nanti juga bakal dihadiri oleh editor gue, Mbak Fisca, dan editor Moka Media lainnya, Bang Dedik.

Pastiin kalian datang ya! GRATIS!

Bakal ada merchandise dan paket buku dari Moka Media buat kalian yang beruntung.

Di sana kalian bisa dapetin novel Rahasia Hujan dengan diskon menarik. Dan bisa sekalian minta tanda tangan penulisnya. Hehehe. *ge-er*

Plus, sambil ikutin acara kalian juga bisa nikmatin menu-menu sedap di Ayam Semmes. Ada ayam bakar, ayam goreng, bebek bakar, bebek goreng, tinggal pilih!

Jadi, ditunggu banget ya kedatangan kalian semua di sana!

Untuk info lebih lanjut atau reservasi, kalian bisa hubungin Zacky 081932797313.

See you there! *hug and lots of kisses!*

 

@AdhamTFusama

Pre-Order Novel Rahasia Hujan


Rahasia Hujan PO

HORE! AKHIRNYA PRE-ORDER NOVEL RAHASIA HUJAN DIBUKA!

Buat teman-teman yang ingin mendapatkan novel Rahasia Hujan plus tanda tangan eksklusif dari penulisnya yang ganteng maksimal—yakni saya sendiri #PLAK, yuk pre-order bukunya sekarang juga!

Caranya gampang kok! Tinggal kirim e-mail doang!

 

  1. Kirim e-mail pemesanan ke adhamology@gmail.com dengan subjek: PRE-ORDER RAHASIA HUJAN.
  2. Tulis NAMA LENGKAP & ALAMAT LENGKAP di badan e-mail.
  3. Ketentuan lainnya akan diberitahukan via e-mail.
  4. Pre-order ditutup tanggal 21 Agustus 2014! Buruan pesan sekarang!

 

Untuk harga bukunya sendiri Rp 59.000* saja! Masih ada sisa THR kan? Habiskan saja semuanya buat borong Rahasia Hujan. Hehehe.

Penasaran dengan sinopsis Rahasia Hujan? Sila cek di sini.

Info lebih lanjut, follow @AdhamTFusama dan @mokabuku. Cek juga tagar #RahasiaHujan di Twitter.

Jangan lupa pesan, ya?!

Remember, don’t die before you buy this book! 😀

 

 

*Harga belum termasuk ongkos kirim dan diskon. Info diskon menyusul via e-mail.

Sneak Peak #RahasiaHujan


Hei, teman-teman! Ada kabar gembira nih! Kulit manggis kini ada ekstraknya Novel Rahasia Hujan sudah selesai proses editingnya. Sebelumnya sudah saya kasih bocoran penampakan kover depannya yang kece badai, hasil desain Kang Fahmi Fauzi yang juga kece badai terpampang nyata dan menggelinjang manja. Hatur nuhun pisan, Kang. Nah, sekarang saya kasih bocoran lagi, kali ini yuk kita intip penampakan isi bukunya.

Ini adalah penampakan halaman endorsement-nya.

Endorse RH

Hohoho, saya beruntung banget bisa mendapat endorsement dari penulis-penulis cetar membahana seperti Teh Langit, Oppa LulutHardyRivaiShellyAletheia, dan Ajen. Terima kasih semuanya!

Berikut adalah penampakan Bab 1 halaman 1 dan 2:

First Chapter 1

Layout-nya yang unyu-unyu itu hasil kolaborasi Mas Indarto dan editor saya Mbak Fisca.

First Chapter 2

 

Masih penasaran? Nih, saya kasih intip satu lagi 😀

Rahasia 1

Gimana? Malah makin penasaran, ya? Hehehe.

Kalau gitu, tungguin novelnya terbit, ya! 😀

Menurut kabar dari editor saya, Rahasia Hujan akan naik cetak hari ini. Jadi, bukan mustahil novel kedua saya ini sudah tersedia di toko buku terdekat bulan depan. Jangan lupa sisihkan THR kalian untuk beli novel terbitan Moka Media yang satu ini!

Jangan lupa juga untuk follow akun Twitter saya @AdhamTFusama juga akun @mokabuku untuk dapatkan informasi pre-order atau giveaway.

Rahasia Hujan (Novel, 2014, Thriller, Moka Media)

Rahasia Hujan (Novel, 2014, Thriller, Moka Media)

#RahasiaHujan

 

15 Film Indonesia Terfavorit (2000-2014)


The Raid: Berandal

Perkembangan perfilman Indonesia dewasa ini semakin menggembirakan. Sejak bangkit dari mati surinya di tahun 2000-an, industri perfilman Indonesia terus menggeliat ke arah yang bisa dibanggakan. Memang masih ada film-film yang dibikin asal-asalan cuma untuk meraih sedikit keuntungan. Namun akhir-akhir ini film semacam itu semakin tergusur. Itu menandakan kalau masyarakat sudah bosan dan menginginkan film yang benar-benar bisa memuaskan mereka.

Tak hanya itu, film-film Indonesia pun sudah semakin banyak dilirik oleh masyarakat internasional. Terbukti telah banyak film karya anak bangsa yang dirilis bahkan bertarung di festival-festival film kelas dunia.

Sebagai bentuk dukungan serta tribute bagi film Indonesia, saya rangkum 15 film Indonesia favorit saya sejak tahun 2000.

Caution: this list may contain spoiler!

 

Comic 8

15. Comic 8 (2014—komedi)

Sutradara: Anggy Umbara. Pemain: Indro Warkop, Ernest, Cak Lontong, Mongol

Delapan orang masing-masing memiliki motif berbeda dalam melakukan perampokan bank. Ada yang karena iseng, hobi, bahkan galau. Sewaktu mereka terkepung polisi, kekonyolan pun semakin menjadi-jadi.

Laugh out loud: Apa jadinya jika para comicstand-up comedian—berkumpul bersama dalam satu film? Harapkan sebuah film yang mengocok perut dari awal hingga akhir. Dan, bersiaplah mulas-mulas setelah menonton, karena harapan tersebut benar-benar terpenuhi.

Chicken on the loose: Kejadian-kejadian kocak juga mengiringi perjalanan Dennis mengejar ayam untuk maskot perusahaan kecap ayahnya. Maskot (2006) adalah salah satu film komedi paling underrated di Indonesia.

 

Merantau

 

14. Merantau (2009—drama, aksi)

Sutradara: Gareth Evans. Pemain: Iko Uwais, Sisca Jessica

Yuda, pemuda asal Sumatera Barat baru saja sampai ke Jakarta tapi malah sudah terlibat masalah. Niat hati membantu Astrid an Adit, Yuda malah berurusan dengan organisasi human trafficking. Bermodal silat, dia menghadapi semua musuh yang ada.

Silat goes international: Inilah film yang mengenalkan silat ke layar lebar Indonesia bahkan dunia! Juga membuka pintu bagi Gareth dan Iko untuk berkolaborasi menghasilkan The Raid yang fenomenal. Adegan aksinya seru, kisah dramanya mencekam sekaligus menyentuh. Uda Yuda, tambo ciek!

From West Sumatera with love: Kisah para santri Pondok Madani yang bercita-cita besar dan akhirnya bisa menjelajah hingga Amerika, Eropa, hingga Afrika. Man jadda wajada, temukan “mantra”-nya di Negeri 5 Menara (2012).

 

Nagabonar 2

13. Nagabonar Jadi 2 (2007—drama, komedi)

Sutradada: Deddy Mizwar. Pemain: Deddy Mizwar, Tora Sudiro

Berkutat pada hubungan ayah-anak antara Nagabonar—mantan pejuang zaman penjajahan Jepang—dan anaknya Bonaga yang sekarang menjadi pengusaha sukses. Bonaga mendapat proyek pembangunan resort dari perusahaan Jepang. Sialnya, lokasi resort adalah lahan kebun kelapa sawit milik ayahnya.

Like father, like son: Salah satu keunggulan film ini terletak pada chemistry ayah-anaknya yang begitu hidup. Penampilan Deddy Mizwar yang tak diragukan lagi dapat diimbangi dengan baik oleh Tora Sudiro. Nilai-nilai nasionalisme juga dapat disampaikan secara subtil berkat skenarionya yang lucu, segar, sekaligus efektif.

Apa kata dunia? Saksikan kehebatan akting Deddy Mizwar dalam film Nagabonar (1987) tentang mantan pecopet yang akhirnya berjuang mengusir penjajah dari Jepang. A masterpiece!

 

Rumah Dara

12. Rumah Dara / Macabre (2009—horror, gore, slasher)

Sutradara: Mo Brother. Pemain: Shareefa Danish, Julie Estelle.

Niat membantu perempuan yang jadi korban perampokan, 6 orang sahabat malah terjebak di sebuah rumah yang dihuni oleh keluarga kanibal. Dan mereka lapar.

Enak, kaaan? Akhirnya! Sebuah film horor Indonesia yang benar-benar bisa membuat takut, bukan berisi hantu-hantu kacangan dengan plot cerita yang menggelikan. Saya masih ingat betapa senangnya saya sewaktu keluar dari gedung bioskop. Menegangkan, mengerikan, berdarah-darah!

Feast your fear: Gara-gara bermain jelangkung, sekelompok anak muda mulai diteror setan. Mereka pun melakukan perjalanan untuk menghentikan kutukan Tusuk Jelangkung (2003).

 

Quickie Express

11. Quickie Express (2007—dark comedy)

Sutradara: Dimas Djajadiningrat. Pemain: Tora Sudiro, Aming, Lukman Sardi

Tiga orang gigolo—Jojo, Marley, dan Piktor—siap memuaskan hasrat Anda sekaligus mengocok perut Anda. Namun, apa jadinya kalau Jojo malah dicintai 3 orang sekaligus?

I bring the sexy back: Film komedi yang berani dan segar. Meski premisnya terdengar vulgar namun tidak ada adegan eksplisit yang membuat kita menutup mata. Dengan akting yang bagus, penyutradaraan dan skenario yang apik, tensi cerita yang terjaga, serta adegan aksi yang komikal, tak berlebihan jika Quickie Express merupakan salah satu film komedi terlucu di Indonesia.

Undercover life: Demi bertahan hidup di Jakarta, Viki terpaksa menjadi penari striptis di kelab malam. Dia terpaksa kabur membawa Ara, adiknya yang autis, ketika Ara tanpa sengaja menyaksikan aksi pembunuhan yang dilakukan Haryo, seorang anak pejabat. Lupakan soal bukunya, Jakarta Undercover (2006) adalah film drama aksi yang seru.

 

AADC

10. Ada Apa dengan Cinta? (2002—roman remaja)

Sutradara: Rudi Soedjarwo. Pemain: Dian Sastrowardoyo, Nicholas Saputra

Cinta yang jago menulis puisi kaget ketika yang menang lomba puisi adalah Rangga, siswa tampan yang dingin, ketus, dan misterius. Meski di awal hubungan mereka seperti air dan api, lama kelamaan benih cinta tumbuh di hati mereka.

I’m in love: Siapa yang tak kenal AADC? Siapa yang tak kenal dengan Rangga-Cinta yang sudah seperti Romeo-Juliet versi Indonesia? Film ini begitu fenomenal, hingga menjadi salah satu film pemicu movie rush di Indonesia. Hampir semua aspek di film ini menjadi fenomena di masanya. Mulai dari posternya, puisi-puisi Chairil Anwar, lagu-lagu Melly Goeslaw, hingga karier para pemain dan filmmaker-nya yang melejit gila-gilaan.

Another Romeo-Juliet: Cinta tak dapat dimungkiri oleh Cina dan Anissa kendati etnis dan agama membedakan mereka. Samaria Simanjuntak mengisahkannya dengan subtil dalam Cin(t)a (2009).

 

Janji Joni

9. Janji Joni (2005—romantic comedy)

Sutradara: Joko Anwar. Pemain: Nicholas Saputra, Mariana Renata

Demi berkenalan dengan seorang gadis cantik, Joni—seorang pengantar rol film—berjanji akan mengantarkan rol film tepat waktu. Namun, janji sulit ditepati ketika Joni malah terjebak pelbagai masalah tak terduga.

Pinky promise: Dengan taburan bintang-bintang terkenal sebagai cameo, vibe vintage yang asyik, dan ceritanya yang ringan namun adorable, menjadikan Janji Joni sebagai alah satu film romcom terbaik di Indonesia.

Jomblo’s promise: Empat orang mahasiswa jomblo sedang mencari cinta dalam film Jomblo (2006) yang diangkat dari novel berjudul sama karya Adhitya Mulya.

 

Sang Penari

8. Sang Penari (2011, drama)

Sutradara: Ifa Isfansyah. Pemain: Prisia Nasution, Oka Antara

Kisah cinta Srintil, seorang penari ronggeng dari Dukuh Paruk, dan Rasus mengalami banyak lika-liku. Diangkat dari novel klasik Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari, kisah mereka yang penuh tragedi digarap secara indah oleh Ifa Isfansyah.

The dancer: Jelas merupakan salah satu film terbaik di tahunnya, mendapat banyak penghargaan termasuk Film Terbaik di FFI, dan diikutsertakan untuk bertanding di ajang Oscar. Semua aspek di film ini digarap dengan apik, mulai dari akting, penyutradaraan, artistik, hingga sinematografi. A beautifully crafted movie.

The dance: Garin Nugroho menggunakan kisah Ramayana sebagai patokan cerita Opera Jawa (2006). Sebuah film yang lebih mirip pertunjukan seni yang penuh enigma.

 

Gie

7. Gie (2005—drama, autobiografi)

Sutradara: Riri Riza. Pemain: Nicholas Saputra, Wulan Guritno

Nicholas Saputra adalah Soe Hok Gie, seorang mahasiswa, demonstran, dan pecinta alam yang kritis serta idealis. Gie diangkat dari buku Catatan Seorang Demonstran yang ditulis oleh Soe Hok Gie sendiri, menceritakan tentang masa muda Gie hingga dia meninggal dunia.

The rebel: Bagi saya, Gie adalah salah satu pencapaian terbaik dari Riri Riza dan Mira Lesmana. Akting pemainnya yang luar biasa—terutama Nico sebagai Gie, skenario yang digarap baik, artistik dan sinematografi yang menawan, menjadikan film ini banyak menuai pujian. Gie diganjar 3 Piala Citra termasuk Film dan Aktor Terbaik.

The legends: Ario Bayu adalah proklamator sekaligus presiden pertama Indonesia di film Soekarno (2013) garapan Hanung Bramantyo. Atau, saksikan penampilan Reza Rahardian sebagai B.J. Habibie muda dalam Habibie & Ainun (2012).

 

Petualangan Sherina

6. Petualangan Sherina (2000—musikal, petualangan)

Sutradara: Riri Riza. Pemain: Sherina Munaf, Derby Romero

Sherina, gadis periang dan pemberani, pindah ke Bandung dan berkenalan dengan Sadam yang sombong dan belagu. Yang semula merupakan musuh bebuyutan, mereka akhirnya berkawan setelah Sherina menolong Sadam yang diculik.

The sound of music: Ini dia salah satu film yang ikut membangkitkan perfilman Indonesia dari “mati suri”. Sebuah film anak dan keluarga yang hangat, menghibur, dan memorable. Siapa yang bisa melupakan keceriaan Sherina, Sadam, dan lagu serta musiknya?

Kid on screen: Seorang anak terpaksa ke jermal untuk mencari ayahnya, Jermal (2008) adalah film yang mengharukan sekaligus menyayat hati.

 

Arisan!

5. Arisan! (2005—drama, komedi)

Sutradara: Nia Dinata. Pemain: Tora Sudiro, Cut Mini, Surya Saputra, Aida Nurmala

Arisan menjadi ajang kaum sosialita ibukota untuk berkumpul dan memamerkan kemapanan hidup mereka di usia yang masih relatif muda. Namun, di balik gemerlap, mereka menyimpan banyak masalah, dari masalah perkawinan hingga kegamangan orientasi seksual.

Bold and brass: Ini adalah sebuah film yang berani, karena merupakan film Indonesia pertama yang mengangkat topik LGBT. Diceritakan dengan jujur, terbuka, namun tetap ringan dan jenaka. Arisan! jelas merupakan masterpiece Teh Nia Dinata.

Love for share: Setelah mengangkat isu LGBT, Teh Nia Dinata kembali memproduksi film dengan tema berani Berbagi Suami (2006) menyoroti isu poligami dengan jenaka tapi tetap menyentil.

 

The Raid 2

4. The Raid 2: Berandal (2013—action, crime)

Sutradara: Gareth Evans. Pemain: Iko Uwais, Arifin Putra, Tio Pakusadewo

Langsung melanjutkan kisah dari film pertamanya, sekarang Rama harus masuk penjara demi berteman dengan Uco, anak konglomerat sekaligus ketua mafia bernama Bangun. Tujuannya hanya satu: supaya Rama dapat menumpas para gangster itu dari dalam.

Sh*t just got real: Skala film pertama benar-benar dipompa hingga 2 kali lipat di film ini. Adegan kebut-kebutan di jalanan Jakarta akan membuat seri The Fast and The Furious tidak ada apa-apanya. Dan, final battle-nya benar-benar mengekploitasi silat hingga maksimal. Gareth brings the action like nobody’s business!

The infamous “brother”: Di tahun yang sama, Killers garapan Mo Brothers dirilis dan sama-sama menuai pujian seperti The Raid 2 pada ajang Sundance Festival.

 

The Raid

3. Serbuan Maut / The Raid (2011—action, crime)

Sutradara: Gareth Evans. Pemain: Iko Uwais, Ray Sahetapi

Rama, seorang anggota polisi, ikut dalam misi berbahaya menyergap sarang gangster milik Tama, seorang gembong narkoba yang kejam. Dia dan rekan-rekannya terjebak dan harus bertahan hidup melawan puluhan anak buah Tama yang kejam.

The hell unleashed: Akhirnya! Sebuah film aksi garapan anak bangsa yang membuat saya menangis haru! Pertama kali menonton, saya tak percaya kalau film Indonesia bisa sekeren ini! Bahkan lebih keren dari film aksi Hollywood kebanyakan. Seru, menengangkan, mengasyikkan, memompa adrenalin tanpa selama henti 90 menit nonstop! Salah satu film action terbaik yang pernah saya saksikan.

Kick ass: Joko Anwar mempersembahkan Kala: Death Time (2007), sebuah film noir pertama di Indonesia yang dianggap salah satu lompatan tertinggi dalam sejarah perfilman Indonesia oleh para kritikus.

 

Pintu Terlarang

2. Pintu Terlarang (2009—thriller)

Sutradara: Joko Anwar. Pemain: Fachri Albar, Marsha Timothy

Hidup Gambir terlihat sempurna. Karier sebagai pematung yang sukses dan memiliki istri cantik bernama Talyda. Namun, dibalik kesempurnaan itu ada rahasia kelam yang berusaha ditutup rapat oleh Talyda. Apa pun yang terjadi, Gambir tak boleh membuka pintu berwarna merah di ruang bengkel seninya.

The forbidden door: Diangkat dari novel berjudul sama karya Sekar Ayu Asmara, Pintu Terlarang boleh dibilang sebagai film thriller terbaik di Indonesia. Ceritanya cerdas, nuansa jazzy-nya berkelas, misterinya terjaga hingga akhir, tensinya dibangun dengan baik, dan ending-nya begitu mengejutkan. Arguably the best Indonesian movie of this decade.

Mindf**k: Satu lagi persembahan Sekar Ayu Asmara, sebuah film berjudul Belahan Jiwa (2005). Berkisah tentang empat orang wanita dengan empat masalah berbeda yang saling terkait dengan seorang wanita misterius bernama Cempaka. Barangkali, Belahan Jiwa adalah film thriller Indonesia paling underrated sampai saat ini.

 

Laskar Pelangi

1. Laskar Pelangi (2008—drama)

Sutradara: Riri Riza. Pemain: Cut Mini, Ikranegara

Diangkat dari novel fenomenal berjudul sama karya Andrea Hirata, Laskar Pelangi mengisahkan tentang sebelas siswa di sebuah sekolah sederhana di Belitong. Kendati sederhana, mereka tetap giat menuntut ilmu berkat guru mereka yang isnpiratif.

Childhood memory: Inilah film Indonesia favorit saya karena alasan yang sederhana: kisahnya mengingatkan pada masa kecil saya di Pulau Bintan, Kepulauan Riau. Alhasil, film ini terasa begitu personal. Saya bahkan tak malu mengakui kalau saya menangis sewaktu menontonnya gara-gara merindukan teman-teman masa kecil saya. Menyentuh, hangat, sekaligus indah. Terima kasih Andrea Hirata, Riri Riza, dan Mira Lesmana.

The dream chaser: Kegigihan guru inspiratif juga dapat disaksikan di film Sokola Rimba (2013), diangkat dari pengalaman Butet Manurung yang mengajarkan anak-anak Orang Rimba di Jambi.

 

Anggota Laskar Pelangi

Itulah daftar film-film favorit saya karya anak bangsa. Maju terus perfilman Indonesia!

 

@AdhamTFusama

Cover Rahasia Hujan: Sebuah Novel Thriller Remaja


JRENG! JRENG! JRENG!

Akhirnya setelah menunggu beberapa minggu, dipilihlah kover resmi novel kedua saya yang bertajuk Rahasia Hujan! Ini dia penampakannya:

Rahasia Hujan

Rahasia Hujan

Gimana? Kece, kan? Hehehe.

Rahasia Hujan insya Allah akan diterbitkan dalam waktu dekat oleh Penerbit Moka Media.

Rahasia Hujan adalah novel thriller remaja, bercerita tentang Pandu yang berteman dengan murid pindahan dari Jepang bernama Anggi. Karena kebaikan hati Pandu, diam-diam Anggi menaruh hati pada teman sebangkunya itu. Padahal, Pandu sendiri sudah memiliki pacar yang cantik bernama Nadine.

Penasaran kelanjutannya? Tunggu kehadiran Rahasia Hujan di toko buku terdekat!

Jangan lupa follow @AdhamTFusama dan @mokabuku untuk update info terbaru tentang Rahasia Hujan. Psssttt. Siapa tahu ada giveaway-nya lho!

#RahasiaHujan

 

Judul: Rahasia Hujan

Penulis: Adham T. Fusama

Penerbit: Moka Media

Terbit: 2014

Genre: nonfiksi, thriller, remaja