Cerita-Cerita dari LaSastra 5: Hari Pertama


The stage is ready

The stage is ready

Tanggal 29 Oktober 2014 kemarin saya berkesempatan untuk hadir di acara LaSastra 5 ke 14. Datang ke acara tersebut membangkitkan kembali kenangan-kenangan indah sewaktu saya masih SMA terutama waktu menjadi panitia LaSastra 5 sepuluh tahun yang lalu. Dan, rasanya senang sekali melihat LaSastra 5 kali ini jauh lebih baik, jauh lebih besar, dan jauh lebih meriah ketimbang sepuluh tahun yang lalu. Artinya, pihak sekolah dan adik-adik kelas saya benar-benar bekerja keras melanjutkan acara yang paling dibanggakan SMAN 5 Bogor ini.

Pada saat LaSastra 5 kemarin, ini pertama kalinya saya diperlakukan layaknya bintang tamu yang benar-benar bintang tamu, karena saya dipersiapkan sebuah ruangan khusus yang besar dan nyaman. Ruangan yang dipakai adalah Lab IPS, letaknya tak jauh dari belakang panggung, dan daerah tersebut diblokade panitia sehingga steril dari para peserta, atau fans yang barangkali menggila waktu tahu idolanya sudah hadir di LaSastra 5.

The problem is… I don’t think I have the fanatic groupies or whatsoever because I’m not a superstar. Jadi, walau ruangan tersebut ada sofa nyamannya, disiapkan makanan, dan ada panitia yang siap melayani kapan saja, saya dengan cepat merasa bosan, akhirnya memutuskan untuk berkeliling, melihat-lihat wajah baru sekolah saya dulu yang sekarang sudah jauh lebih besar. Bahkan SMAN 5 Bogor sudah punya bangunan berlantai tiga, sesuatu yang tidak pernah terbayangkan satu dekade yang lalu. Tentu saja rasanya membanggakan, walau agak iri juga karena dulu saya bersekolah di tempat yang benar-benar dijuluki “Kotak Sabun” saking mungilnya.

Dan, sepertinya saya agak terlalu sering mondar-mandir, sehingga panitia sempat kelimpungan mencari saya. Untuk tingkah saya yang merepotkan dan tidak mau mengikuti SOP panitia, saya mengucapkan mohon maaf pada adik-adik panitia. Mohon dimaklumi Akang kalian yang satu ini masih norak dan belum terbiasa dengan fasilitas-fasilitas ala seleb seperti ini. Maaf yaaa… Ehehehe #garukgarukkepala

Senangnya, saya sempat dikunjungi oleh beberapa guru saya, seperti Pak Ruspita yang melegenda, dan Bu Erlinda serta Bu Marry yang datang langsung protes ke saya, karena beliau baru tahu kalau saya yang menjadi bintang tamu. Semula, beliau mengira saya cuma alumni enggak punya kerjaan yang mondar-mandir di acara LaSastra 5. Hahaha. Selain itu, dua orang teman dari angkatan saya juga menyempatkan diri untuk hadir, yakni Verdika Ismardiansyah dan Noni Astria. Mereka adalah rekan seperjuangan di kepengurusan OSIS. Dan, keduanya sudah berkeluarga bahkan sudah bisa bikin anak-anak yang lucu.

Bincang-Bincang di LaSastra 5

Bincang-Bincang di LaSastra 5

Siang hari, tibalah waktunya buat saya untuk naik ke atas panggung. Terus terang agak grogi juga karena ini pertama kalinya saya berbicara di depan ratusan orang seperti ini. Untungnya semua berjalan lancar, di mana adik-adik kelas saya sudah cukup mahir menjadi host. Di akhir acara, saya menghadiahkan buku untuk 3 orang penanya, plus dikasih hadiah juga oleh panitia. Saya mendapat semacam prasasti kenang-kenangan dari panitia LaSastra 5. Bisa dibilang, ini adalah penghargaan pertama yang diberikan sekolah untuk saya. Agak merasa bersalah juga sih sebab zaman SMA dulu saya terbilang miskin prestasi sehingga tidak pernah menyumbangkan piala apa-apa untuk sekolah. Hahaha.

Yang datang ke acara LaSastra 5 rame banget!

Yang datang ke acara LaSastra 5 rame banget!

Nevertheless, saya sangat berterima kasih dan terharu sekali bisa mendapat penghargaan tersebut. Lebih dari itu, saya merasa sangat terhormat bisa diundang ke acara LaSastra 5. Semoga kelak, LaSastra 5 bisa lebih berkembang, maju, dan semakin bergengsi. Akhir kata, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya buat para guru, panitia, dan seluruh pihak pelaksana LaSastra 5, yang telah sudi mengundang saya untuk datang ke acara yang begitu dekat di hati saya tersebut.

So proud to have this. Thank you SMANLI!

So proud to have this. Thank you SMANLI!

Terima kasih.

 

Bersambung ke Cerita-Cerita LaSastra 5: Hari Kedua

@AdhamTFusama

Advertisements

LaSastra 5 2014 Segera Dimulai!


LaSastra 5 2014

LaSastra 5 2014

Dua hari lagi Lomba Bahasa dan Sastra SMAN 5 Bogor atau yang lebih dikenal sebagai LaSastra 5 akan segera diadakan!

Pada tanggal 29 & 30 Oktober 2014 nanti, sekolah-sekolah di Jadebotabek dan sekitarnya akan berlaga mengikuti pelbagai perlombaan, seperti lomba membaca puisi, menulis puisi, lomba pidato, meresensi novel, menulis reportase, dan lain sebagainya.

Tentu saja, selain lomba-lomba ada juga acara-acara lainnya seperti pertunjukan musik dari band Tangga. Ada pula bincang-bincang dengan bintang tamu, yakni Donny Dirgantoro (penulis novel 5CM) dan… saya sendiri. Hehehe.

Sepertinya saya akan menoreh sejarah tersendiri (tsah!) sebagai bintang tamu pertama di LaSastra 5 yang merupakan alumni sekaligus pernah menjadi panitia LaSastra 5 sepuluh tahun yang lalu. Cukup keren, kan? Hahaha.

Oh ya, di sana kalian juga bisa beli novel Rahasia Hujan dengan harga spesial, dapat tanda tangan saya (kalau mau hahaha), dan berkesempatan untuk dapetin merchandise kece kalau kalian beli novel Rahasia Hujan.

Jadi, jangan lupa datang ya ke acara La Sastra 5. Di mana? Tentu saja di SMAN 5 Bogor, Jl. Manunggal! See you there, guys!

Mug Rahasia Hujan eksklusif buat kamu!

Mug Rahasia Hujan eksklusif buat kamu!

 

Btw, beberapa hari yang lalu sempat mampir ke SMAN 5 Bogor buat ngegerecokin panitianya yang imut-imut. Hahaha. Adik-adik kelas saya keren-keren, ya? 😛

Bersama Ketua OSIS dan Dewan Harian OSIS SMAN 5 Bogor

  Bersama Ketua OSIS dan Dewan Harian OSIS SMAN 5 Bogor

Bersama Panitia La Sastra bagian Humas

Bersama Panitia La Sastra bagian Humas

 

@AdhamTFusama