DSC 2: Bab 1. Dead Smokers Club


Ini dia bab pertamanya! Terbit tiap weekend! Selanjutnya di bab 2: pelantikan Adrian menjadi anggota! Keep reading!

DEAD SMOKERS CLUB

Logo DSCPendahuluan

Cerita sebelumnya

***

Pancaran sinar mentari pagi menyusup di antara rekahan tirai kamar asrama, jatuh ke wajah Adrian dan mengusik tidurnya. Adrian akhirnya terbangun. Tidurnya kurang nyenyak akibat mimpi buruk dan flu.

Punggung, dada, lengan, serta keningnya dibanjiri keringat. Saluran pernapasannya pun ikut tersumbat. Dia mengambil secarik tisu tepat ketika pintu kamar mandi terbuka. Dennis keluar berhiaskan handuk di bahunya.

“Hei, Sob. Baru bangun?” sapa Dennis, riang.

“Ya. Dan, sekarang aku kena selesma,” keluh Adrian, membuang ingus ke tisu.

“Oh ya? Hehehe,” Dennis terkekeh, mengambil seragam dari lemarinya.

“Nis, kemarin kamu bilang DSC itu organisasi di bidang jasa. Jasa apa?”

“Hmm… kayaknya lebih baik gue jelasin nanti aja deh, pas makan malam,” jawab Dennis, “Dan, omong-omong sorry, ya. Gara-gara kami, lo malah kena flu. Hehehe.”

“Serta hukuman dari Pak Kevin. Makasih banyak,” imbuh Adrian, sarkastis.

“Ya, sama-sama,” kekeh Dennis. “Oke, gue ke kantin duluan, ya? Gue tunggu lo…

View original post 3,017 more words

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s