100+ Prestasi Jokowi


Daripada kampanye hitam dan bikin dosa di bulan puasa, mending kita kampanye positif aja yuk!

Buat teman-teman yang belum menentukan pilihan, nih ada 100 lebih prestasi-prestasi yang selama ini sudah diraih oleh Pak Jokowi. Kita cari tahu rekam jejaknya selama ini. Siapa tahu bisa membantu teman-teman menentukan akan memilih siapa tanggal 9 Juli 2014 nanti. Ingat, #SayNoToGolput karena golput bukan jawaban!

 

Jokowi di Majalah Fortune & Globe

Jokowi di Majalah Fortune & Globe

PENGHARGAAN KEPEMIMPINAN

1. 10 Tokoh di tahun 2008 oleh majalah Tempo.
2. Bintang Jasa Utama dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
3. Juara 3 Walikota Terbaik di dunia.
4. The Leading Global Thinkers 2013 Award dari majalah Foreign Policy.
5. Walikota Terbaik bulan Februari 2013 dari The City Mayors Fondation di London.
6. Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta Award.
7. Bung Hatta Anticorruption Award (2010).
8. Charta Politica Award (2011).
9. Walikota Teladan dari Kementerian Dalam Negeri (2011).
10. Nomor 37 di daftar The World’s 50 Greatest Leader majalah Fortune.

 

Jokowi, Juara 3 Walikota Dunia

Jokowi, Juara 3 Walikota Dunia

PRESTASI WALIKOTA SURAKARTA / SOLO

11. 900 PKL diajak berunding sambil makan agar mau pindah ke tempat yang disediakan dan berhasil.
12. Membangun pasar tradisional Solo sehingga menjadi bagus dan bergengsi.
13. Membuat trotoar lebar 3 meter sepanjang 7 km di jalan-jalan utama Surakarta.
14. Revitalisasi Taman Belakambang, Sriwedari, dan membangun Solo Techno Park.
15. Membuat regulasi dilarang menebang pohon sembarangan di kota Solo.
16. Mencitra ulang kota Solo dengan moto “The Spirit of Java” hingga dihargai dan disorot dunia internasional.
17. Mempromosikan Solo menjadi kota sentral di pulau Jawa.
18. Mempopulerkan budaya inspeksi langsung ke lapangan atau blusukan di Solo.
19. Melarang keluarga dan saudaranya ikut tender dalam proyek pemerintah kota Solo agar tidak terjadi tindak kolusi.
20. Peduli terhadap kesehatan masyarakat.
21. Transportasi publik di Solo seperti railbus.
22. Menolak suap dan korupsi.
23. Menambah pasar-pasar tradisional yang bagus dan menekan jumlah mal di Solo.
24. Kota dengan Tata Ruang Terbaik ke 2 di Indonesia.

 

PENGHARGAAN YANG DIRAIH SELAMA MENJADI WALIKOTA SOLO

25. Piala dan Piagam Citra Bhakti Abdi Negara dari Presiden Republik Indonesia (2009) untuk kinerja kota dalam penyediaan sarana Pelayanan Publik, Kebijakan Deregulasi, Penegakan Disiplin, dan Pengembangan Managemen Pelayanan.
26. Piala Cipta bidang Pelayanan Prima Tingkat Nasional oleh Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Republik Indonesia (2009).
27. Penghargaan dari Departemen Keuangan berupa dana hibah sebesar Rp 19,2 miliar untuk pelaksanaan pengelolaan keuangan yang baik (2009).
28. Penghargaan UNICEF untuk Program Perlindungan Anak (2006).
29. Indonesia Tourism Award 2009 dalam kategori Indonesia Best Destination dari Departemen Kebudayaan dan Pariwisata RI bekerja sama dengan majalah SWA.
30. Penghargaan Kota Solo sebagai inkubator bisnis dan teknologi (2010) dari Asosiasi Inkubator Bisnis Indonesia (AIBI).
31. Grand Award Layanan Publik Bidang Pendidikan (2009).
32. Meraih Anugerah Wahana Tata Nugraha sebanyak 5 kali (2006-2011).
33. Penghargaan Tata Tertib Lalu Tintas dan Angkutan Umum.
34. Penghargaan Manggala Karya Bhakti Husada Arutala dari Departemen Kesehatan (2009).
35. Kota Terfavorit Wisatawan 2010 dalam Indonesia Tourism Award 2010 yang diselenggarakan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata.
36. Pemerintah Kota Solo meraih penghargaan Kota / Kabupaten Pengembang UMKM Terbaik versi Universitas Sebelas Maret Award 2012.
37. Penghargaan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai salah satu Kota Terbaik Penyelenggara Program Pengembangan Mewujudkan Kota Layak Anak (KLA) 2011.
38. Penghargaan Langit Biru 2011 dari Kementerian Lingkungan Hidup untuk kategori Kota dengan Kualitas Udara Terbersih.
39. Penghargaan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam Bidang Pelopor Inovasi Pelayanan Prima (2010).

 

Eh, masih nggak yakin kalau itu semua merupakan pencapaian Pak Jokowi selama beliau menjabat sebagai Walikota Solo? Kalau begitu, silakan tonton video beliau saya mempresentasikan sekaligus mempromosikan Kota Solo di event Indonesian Young Changemaker Summit (IYCS) berikut ini:

 

 

Eits, tunggu dulu! Itu baru sebagian kecil prestasi yang pernah diraih beliau. Masih banyak lagi pencapaian-pencapaian yang pernah beliau lakukan.

 

PRESTASI GUBERNUR DKI JAKARTA

40. Efisiensi Anggaran Pelantikan. Anggaran berhasil dikurangi dari Rp 1,05 miliar hingga Rp 500 jutaan.
41. Menghilangkan gaya kepemimpinan yang protokoler dan tidak menggunakan voorijder dalam aktivitas keseharian saat blusukan menginspeksi masalah lapangan.
42. Lebih banyak menginspeksi ke lapangan ketimbang duduk di belakang meja. Jokowi langsung berkeliling untuk melihat secara langsung permasalahan di tengah masyarakat, mulai dari kondisi perkampungan, sungai-sungai, dan lain-lain.
43. Membuka Kantor Balai Kota untuk rakyat sehingga mereka bisa dengan leluasa menyampaikan keluhan.
44. Inspeksi mendadak ke kelurahan-kelurahan untuk mendisiplinkan kinerja aparat yang selama ini sangat tidak disiplin dan banyak melakukan pungutan liar.
45. Tegas dalam kepemimpinan dalam menghadapi birokrasi yang berbelit-belit. Terbukti dengan perombakan jajaran dinas di Pemprov DKI Jakarta, menggantikan orang-orang yang kurang disiplin dengan orang-orang yang mau bekerja.
46. Memberi tambahan honor Rp 500.000 bagi RT dan RW, plus bonus prestasi bagi mereka yang mampu menciptakan terobosan dalam pekerjaannya.
47. Mengangkat budaya dan kearifan lokal Betawi dengan mewajibkan PNS untuk memakai pakaian adat Betawi pada hari Jumat yang sekarang diganti menjadi hari Rabu. Tak hanya itu, Pemprov DKI menekankan supaya bangunan di Jakarta harus bisa menampilkan karakter kebetawiannya.
48. Melakukan efisiensi dengan menyatukan kantor dinas dan balai kota.
49. Mereformasi SATPOL PP dengan menanggalkan pentungan dan menginstruksikan untuk tidak lagi melakukan tindak kekerasan tanpa kehilangan ketegasan.
50. Efisiensi acara pelantikan pejabat daerah secara sederhana dan merakyat.
51. Melakukan gebrakan transparasi rapat anggaran yang disiarkan lewat media Youtube, sehingga rakyat bisa melihat dan turut mengoreksi besar anggaran dan peruntukannya.
52. Digitalisasi program dengan bekerjasama dengan Telkom, untuk memudahkan operasional dan juga menghemat anggaran hingga Rp 20 miliar tanpa harus mengelola sendiri.
53. Memberlakukan sistem pajak online sehingga penyelewengan pajak dapat ditekan.
54. Pemberlakuan Kartu Jakarta Sehar (KJS) dan Kartu Jakarta Pintar (KJP).
55. Penambahan fasilitas-fasilitas kesehatan di rumah sakit dan puskesmas, juga penambahan dokter untuk mengimbangi lonjakan jumlah pasien.
56. Menaikan upah buruh Propinsi DKI Jakarta hingga 30%.
57. Mulai melakukan tahapan peremajaan dan penambahan transportasi umum dengan menambah ratusan bus TransJakarta dan Kopaja.
58. Memberlakukan e-Ticketing dengan sistem digital ticket untuk mempermudah pelayanan transportasi umum.
59. Mereformasi Dinas Pendidikan yang seringkali melakukan pungutan liar. Hal ini ditindaklanjuti dengan pencopotan kepala sekolah SMA MH Thamrin.
60. Mereformasi Dinas Kebersihan dan Pekerjaan Umum yang kemudian menetapkan agar masalah kebersihan dikelola oleh satu dinas sehingga tidak terjadi tumpang-tindih pekerjaan dan saling lempar tanggung jawab.
61. Terobosan untuk membersihkan aparat pemerintdah dari tindak korupsi dan narkotika dengan bekerja sama penuh dengan KPK dan BNN yang dipelopori oleh Pemprov DKI.
62. Jokowi terjun langsung ke lapangan dan memandori secara langsung saat jebolnya tanggul Latuharhari.
63. Sukses menginstruksikan BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) untuk merekayasa hujan supaya turun ke laut. Dengan demikian, intensitas hujan yang dapat menyebabkan banjir bisa dicegah.
64. Lelang jabatan untuk keluarahan, kecamatan, sampai walikota. Dengan demikian, aparat-aparat pemalas bisa diganti dengan orang-orang yang kompeten.
65. Menyediakan transportasi air untuk warga di kawasan Marunda.
66. Relokasi warga bantaran kali ke rumah susun di Marunda tanpa konflik.
67. Pemberian isi rumah susun berupa lemari es, lemari, tempat tidur, dan TV kepada penghuni menggunakan dana CSR.
68. Mulai menata Pedagang Kaki Lima (PKL). Sebanyak 36 PKL mendapat gerobak gratis. Shelter tempat mereka berjualan juga diperbaiki. Pedagang juga diberi Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) secara gratis.
69. Mulai disiapkan ruang terbuka hijau yang juga menjadi sarana olahraga stadion BMW sebagai stadion berkelas internasional.
70. Uji Publik. Pertama kali dalam sejarah di Indonesia diadakan Public Hearing atau Uji Publik untuk menerima saran, masukan, dan keluhan warga.
71. Membangun rumah sakit apung di kawasan perairan Kali Adem, Muara Angke, Jakarta Utara. Rumah sakit ini dilengkapi ruang periksa, kamar bedah, ruang rontgen, laboratorium, dan ruang rawat pasien.
72. Memberikan KTP kepada ribuan warga Rawabadak Koja, Jakarta Utara, yang selama ini tidak punya KTP.
73. Menaikkan gaji sopir bus TransJakarta 3,5 kali dari UMP.
74. Berani menentang World Bank yang dengan pinjamannya ingin terlalu mengintervensi program Jakarta Baru dengan berbagai ketentuan yang menyulitkan.
75. Melawan JICA (Japan International Cooperation Agency) yang melalui proyek MRT sengaja menekan pihak Indonesia khususnya Jakarta dengan berbagai kebijakan dan aturan pelaksanaan proyek yang memberatkan.
76. Taman vertikal di kawasan Tugu Tani untuk menghijaukan Jakarta.
77. Memasang 340 bangku taman di Jalan Sudirman hingga Jalan Medan Merdeka Barat.
78. Mengeruk sampah-sampah di pintu air Manggarai.
79. Pengembalian Pekan Raya Jakarta dari Kemayoran ke Monas sebagai bentuk perlawanan kepada kapitalisasi JIEXPO.
80. Penghapusan rumah dinas untuk lurah dan camat yang dialihfungsikan untuk kantong-kantong PKL dan RTH.
81. Nasionalisasi PALYJA sebagai perusahaan air minum yang selama ini dikuasai asing.
82. Disiapkan dokter keluarga untuk melayani kesehatan warga di masing-masing wilayah untuk mengurangi membludaknya jumlah pasien di puskesmas.
83. Pasar murah untuk menekan laju kenaikan harga akibat kenaikan BBM menjelang bulan puasa.
84. Mengadakan pesta rakyat pada saat Ulang Tahun Jakarta, dengan menyediakan 16 panggung gratis bagi warga dan seniman lokal.
85. Pemutaran drama kolosal “Ariah” dengan tiket hanya Rp 2.000 untuk membangkitkan kembali budaya dan kearifan lokal Betawi.
86. Pembangunan 300 tower rumah susun sebagai fasilitas relokasi.
87. Relokasi warga Waduk Pluit tanpa konflik.
88. Normalisasi Sungai Pakin yang dilengkapi daerah resapan air, fasilitas publik, area pejalan kaki, bahkan teater terbuka.
89. Rampungnya rumah deret di kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, untuk warga yang menjadi korban kebakaran.
90. Pengembalian luasan Waduk Pluit yang sebelumnya dikuasai mafia dan oknum pemerintah.
91. Dimulainya proyek MRT yang sudah direncanakan puluhan tahun sebagai upaya untuk mengurangi kemacetan.
92. Dimulai pula proyek Monorel yang pada masa gubernur sebelumnya sempat dihentikan karena masalah dana.
93. Membangun fasilitas teater terbuka di kawasan Waduk Pluit.
94. Pengerukan sungai-sungai di DKI.
95. Normalisasi Kali Ciliwung di Masjid Istiqlal.
96. Penambahan Pintu Air Manggarai untuk mewujudkan Kali Ciliwung Bersih.
97. Peningkatan penerimaan pajak DKI semester pertama sebesar Rp 10 triliun, naik 25% dari periode sebelumnya.
98. Perubahan rute jalur transportasi di Pasar Senen untuk mengurai kemacetan.
99. Pembersihan lokasi Pasar Minggu dari PKL.
100. Menginstruksikan Dishub untuk membuat sarana busway yang ramah bagi para penyandang cacat.
101. Peresmian Busway koridor 12.
102. Mendesak PGN untuk menyuplai BBG (Bahan Bakar Gas) untuk pemenuhan kebutuhan bahan bakar bersih TransJakarta.
103. Meninggikan separator busway dan mendesak semua aparat untuk menerapkan disiplin lalu lintas.
104. Dibuka akses pelaporan warga kepada para pengguna jalan untuk melaporkan mobil-mobil pribadi yang masuk jalur busway.
105. Merampungkan sengketa Mbah Priok sebagai upaya pengembangan pelabuhan Tanjung Priok.
106. Mulai dilakukannya persiapan pembangunan masjid raya terbesar di wilayah Duri Kosambi, Jakarta Barat, yang dijadikan masjid terbesar di Indonesia melebihi Masjid Istiqlal.
107. Penataan pasar embrio di Kampung Makassar dan renovasi total Pasar Meruya.
108. Transparansi APBD DKI yang dapat diakses secara umum oleh masyarakat.
109. Pembangunan 8 blok rumah susun di Daan Mogot dan 8 tower rumah susun di Muara Baru.
110. Perubahan peraturan daerah tentang persyaratan Suka Sarana Kesehatan.
111. Menambah tunjangan bagi guru Madrasah hingga mencapai Rp 1.000.000.
112. Pengerukan kali dan penertiban bangunan liar di Kali Jelangkeng dan Kali Opak tanpa kekerasan.
113. Penertiban PKL di Sunda Kelapa dan Kota Tua. Penjual juga diberikan tenda, gerobak, dan seragam gratis agar tertib.
114. Mengambil alih Blok A Pasar Tanah Abang dari PT. PDI ke PD. Pasar Jaya, karena selama ini mengakibatkan Pemprov DKI Jakarta mengalami kerugian hingga ratusan miliar rupiah.
115. Membangun jembatan penghubung antara Blok F dan Blok G di Pasar Tanah Abang.
116. Relokasi PKL Pasar Tanah Abang ke Blok G.
117. Disiapkannya show room industri kreatif bawah tanah di kawasan Monas yang akan menjadi show room terbesar di Asia khusus untuk industri kreatif dalam rangka mewujudkan ekonomi kerakyatan.

 

Drama kolosal "Ariah" di Monas (no. 85)

Drama kolosal “Ariah” di Monas (no. 85)

Banyak banget ya, prestasi-prestasi serta pencapaian-pencapaian yang sudah diraih Pak Jokowi. Dari daftar di atas kita telah membuktikan kalau Pak Jokowi memiliki track record yang jelas, meyakinkan, dan terbukti. Pak Jokowi tidak melakukan pencitraan belaka dan tidak pula memberi janji-janji. Beliau benar-benar bekerja, berusaha menuntaskan masalah, dan mencari solusi. Beliau memimpin dengan hati.

 

  • Beliau adalah pemimpin yang bisa diteladani, diakui di Indonesia bahkan hingga mancanegara (poin 1-10).
  • Beliau terbukti antikorupsi (poin 7, 19, 22).
  • Beliau tegas dalam mereformasi serta melakukan efiesiensi birokrasi yang selama ini berbelit-belit dan menyusahkan (poin 41-45, 48-53, 60).
  • Beliau mau mendengarkan rakyat (poin 11, 18, 43, 70).
  • Beliau terbukti tegas membela kepentingan rakyat di dalam negeri dari intervensi pihak asing (poin 74, 75).
  • Beliau terbukti memikirkan kesejahteraan rakyat dan meningkatkan perekonomian rakyat (poin 12, 23, 66-68, 113-116).
  • Beliau terbukti peduli pada dunia anak dan pendidikan (poin 28, 37, 54, 59, 111).
  • Beliau terbukti peduli pada kesehatan rakyat (poin 20, 34, 54, 55, 69, 71, 82)
  • Beliau terbukti peduli pada lingkungan hidup dan tata kota (poin 14, 15, 24, 38, 95, 98, 112).
  • Beliau terbukti peduli pada masalah transportasi (poin 13, 21, 33, 100-104).
  • Beliau terbukti peduli pada seni, budaya, industri kreatif, dan pariwisata (poin 16, 17, 29, 35, 47, 85, 117).

 

Saya punya 100+ alasan untuk memilih Jokowi. Bagaimana dengan kamu? Yuk, kita sama-sama ikut ambil bagian dalam menentukan masa depan bangsa!

#9Juli nanti #SayNoToGolput #AkhirnyaMilihJokowi dan #TegasPilih2

 

Jokowi: One of the World's 50 Greatest Leaders

Jokowi: One of the World’s 50 Greatest Leaders

@AdhamTFusama

 

*Daftar di atas di ambil dari Majalah Pelayan Rakyat edisi khusus Jokowi.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s